PESERTA SELEKSI CAPASKIBRAKA IKUTI TES KESAMAPTAAN DAN BARIS BERBARIS



persiapan tes lari

74 peserta seleksi Capaskibraka Bangka Barat mengikuti tes kesamaptaan dan baris berbaris pada Kamis, 16 April 2026.

Tes kesamaptaan merupakan serangkaian tes atau kesiapan fisik yang bertujuan mengukur tingkat kebugaran jasmani seseorang, mencakup kekuatan, daya tahan, kelincahan, dan stamina. Dalam hal ini, ketahanan fisik peserta diukur dari kekuatan lari, ketahanan push up, sit up, back up dan shuttle run. 

“Dalam tes lari, untuk mendapatkan nilai sempurna, peserta seleksi Capaskibraka harus menyelesaikan minimal 5 putaran untuk putri dan 6 putaran untuk putra dengan jarak tempuh 400 meter per putaran dalam waktu 12 menit,” jelas Ipda Agung Pranata, koordinator pelatih Paskibraka Bangka Barat.

“Untuk push up, back up, sit up, para peserta harus mendapatkan 43 kali dalam waktu 1 menit. Untuk nilai sempurna shuttle run, peserta harus menyelesaikan 3 putaran dengan jarak 12 meter dalam waktu 16 detik untuk putra dan 17 detik untuk putri,” jelasnya lagi. 

Dirinya juga menjelaskan untuk baris berbaris, peserta harus mempunyai kecepatan dan ketepatan dalam melaksanakan aba-aba perintah, misalnya balik kana, langkah tegap maju, jalan di tempat, yang diberikan oleh tim penilai.

“Ketika diinstruksikan balik kanan, peserta harus segera melaksanakan balik kanan. Yang bisa mengurangi nilai adalah jika peserta banyak melakukan gerakan yang tidak sesuai perintah,” tambahnya.

Di tempat terpisah, Kepala Badan Kesbangpol Bangka Barat, Thanthowi, S. IP., berpesan kepada seluruh peserta seleksi untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas.

“Terus berikan upaya terbaik untuk hasil terbaik. Tak lupa saya ingatkan untuk selalu jaga stamina dan kesehatan. Esok, masih ada satu rangkaian tes lagi, saya berharap adik-adik peserta seleksi tetap semangat dan sungguh-sungguh,” katanya.

1 Orang Peserta Mengundurkan Diri

Kepala bidang Wasbang, Amanda, S.STP., M.Si menerangkan bahwa 1 orang peserta putra mengundurkan diri dari seleksi.

“Ada seorang peserta putra berasal dari SMA.N 1 Tempilang yang dengan sukarela mengundurkan diri dari seleksi ini dikarenakan alasan pribadi. Meski kami sangat menyayangkan keputusan ananda ini, kami tidak bisa memaksakan kehendak dan sangat menghargai keputusannya,” jelas Amanda.



Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin